Selamat Paskah ya buat semua teman-teman setia dan teman baru loempiasemarang.

Libur panjang yang diawali dengan pencontrengan kemarin membuat saya sedikit kebingungan, karena yang berjualan makanan sedikit sekali. Sebetulnya kemarin Kamis (9 April ‘09) ingin sarapan bubur di Simpang Lima, tapi ternyata tidak ada, karena bukan hari minggu. Akhirnya saya berbelok ke jalan Kha Dahlan, dan mata saya tertuju pada Soto Kudus Mba Lin. Rasanya sudah sekian tahun di Semarang, saya belum pernah kesampaian mencoba soto Mba Lin. Jadilah saya sarapan di situ. Untung tidak begitu ramai, walaupun semua meja terisi. Kami memesan Nasi Soto karena memang menu utamanya adalah soto.

Saat beradaptasi dengan ruangan yang ada di warung tersebut, saya mulai membaca-baca daftar menu yang terpampang di papan menu beserta tarifnya. Semua harga masih terjangkau. Makanan segera datang.
Soto Kudus Mba Lin
Ternyata soto ini menggunakan santan, kok seperti soto surabaya yah? Hm, saya bukan mania soto, jadi menurut saya rasanya seperti… yah seperti soto. Sambil mencari-cari camilan yang rasanya asin, saya ambil gambar sotonya. Kurang 3 suapan lagi, saya baru melihat ternyata di sana juga menjual kerpik paru. Saya menyesal karena tidak tahu bahwa ada paru di sana.

Bagi warga semarang Soto Mba Lin sangatlah terkenal, walau di situ jelas-kelas tertulis soto kudus. Penasaran? Kunjungi saja di jalan KHA Dahlan. Lagi-lagi saya lupa mencatat alamatnya. Letaknya kalau dari arah simpang lima sebelah kanan jalan. Silakan mencoba.

Lokasi : ★★☆☆☆ kenyamanan
Rasa : ★★★½☆ kelezatan
Harga : ★★★½☆ terjangkau oleh masyarakat umum